News

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz di Tengah Memanasnya Konflik dengan AS

Istanbul (KABARIN) - Militer Iran pada Kamis mengumumkan penutupan penuh Selat Hormuz untuk seluruh aktivitas pelayaran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Melalui siaran televisi nasional Iran, Markas Besar Khatam Al-Anbiya menyatakan bahwa jalur laut strategis tersebut ditutup untuk semua jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal dagang, dengan alasan kondisi keamanan yang memburuk.

Pihak militer Iran juga memberikan peringatan keras bahwa setiap pergerakan kapal di wilayah tersebut akan dianggap sebagai target dan dapat diserang.

“Pergerakan apapun di Selat Hormuz akan menjadi sasaran tembak,” demikian peringatan yang disampaikan otoritas militer Iran.

Keputusan ini diambil setelah Iran menyebut adanya lanjutan “agresi Amerika Serikat” serta serangan terbaru yang dilaporkan terjadi di Provinsi Hormozgan, Iran selatan.

Markas Besar Khatam Al-Anbiya juga menolak klaim Amerika Serikat yang menyebut jalur pelayaran di Selat Hormuz masih dapat dilalui secara aman.

Sebelumnya, media Iran melaporkan sejumlah ledakan dan aktivitas militer di beberapa wilayah selatan, termasuk Bandar Abbas, Minab, Jask, Qeshm, dan Sirik. Aktivasi sistem pertahanan udara juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik tersebut.

Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM menyatakan bahwa pihaknya telah melancarkan serangan tambahan yang diklaim sebagai tindakan membela diri terhadap sejumlah target di Iran.

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: